(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Cara Membuat Soto Betawi – Indonesia memang kaya akan keaneka ragaman budayanya, termasuk juga resep masakan Indonesia. Karena tiap daerah memiliki budaya, adat istiadat dan ciri unik tersendiri, ini juga yang membuat masing masing daerah di negara kita mempunyai ciri khas dalam resep masakannya.

Makanan khas di Indonesia banyak yang memiliki penggemar dari luar Indonesia, contohnya rendang, nasi goreng, bakso, soto, sate, dan masih banyak lagi. Makanan Indonesia mendapatkan tempat tersendiri bagi pecinta kuliner yang berasal dari luar negeri. Hal ini dapat terjadi karena makanan Indonesia umumnya kaya akan rempah-rempah dan proses memasaknya yang memiliki seni tinggi, menghasilkan rasa yang memanjakan lidah.

Hal ini telah diakui oleh masyarakat Indonesia sendiri serta masyarakat luar negeri. Bahkan mantan presiden Amerika, Barrack Obama pun telah mengakui kelezatan masakan negeri ini.

Salah satu masakan yang bisa ditemui di hampir seluruh wilayah Indonesia ialah soto. Soto identik dengan kuah kaldu ayam/daging/ikan yang diberi bumbu rempah-rempah, diberi potongan daging ayam atau daging sapi yang dimakan bersama nasi putih. Perbedaan makanan soto di setiap daerah di Indonesia terletak pada perbedaan daging yang dipakai, macam dan takaran rempah, serta bahan tambahan lainnya.

Seperti di kota Kudus, masakan soto disana identik memiliki kuah yang bening, sedangkan di kota Jakarta, soto memiliki kuah yang kental dan agak keruh. Lain lagi dengan soto di kota Pati yang menggunakan daging kerbau yang dimasak bersama kuah sotonya, sedangkan kota Jogja banyak pedagang soto yang memakai daging bebek.

Saat ini mesinbawang.com akan menyajikan resep soto yang amat melegenda dan banyak disukai oleh turis-turis yang bertandang di kota Jakarta. Inilah Soto Betawi yang akan kita kupas resepnya pada kesempatan kali ini. Namun sebelum berlanjut ke proses pembuatanya, alangkah lebih baiknya kita simak pengertian dan sejarah singkat soto betawi berikut ini:

Apakah Soto Betawi itu?

Soto Betawi adalah salah satu kuliner tradisional Betawi yang terkenal di ibukota Jakarta dan juga Indonesia. Soto yang satu ini sangat unik dan berbeda dengan soto di Indonesia yang kebanyakan hanya menggunakan daging sebagai bahan utamanya.

Selain menggunakan daging sapi juga menggunakan bagian lain seperti jeroan, torpedo, dan beberapa bagian lainya. Selain bahan utamanyan yang unik, Soto Betawi ini juga menggunakan susu dan santan pada kuahnya yang membuat kuah soto ini terasa gurih dan nikmat.

Pada proses pembuatannya

Cara Membuat Soto Betawi – Bahan utama yang di gunakan berupa daging, jeroan dan beberpa organ lain sesuai dengan selera kita. Daging dan jeroan tersebut di rebus secara terpisah, karena kaldu yang di gunakan untuk santan biasanya kaldu rebusan daging. Setelah bahan tersebut matang maka di potong kecil kecil. Untuk membuat kuahnya, bumbu yang di gunakan adalah cabai, bawang merah, bawang putih, merica, jahe, jintan, cengkeh, dan garam.

Bumbu tersebut di haluskan dan di tumis bersama daun salam dan batang serai hingga matang dan wangi. Setelah itu bumbu tersebut di masukan kedalam air kaldu bersama dengan daging dan jeroan tadi, tidak lupa air susu dan santan yang di aduk sampai matang.

Dalam proses penyajiannya.

Cara Membuat Soto Betawi – Soto Betawi biasanya di sajikan  ke dalam mangkuk dengan beberapa bahan tambahan seperti, bawang goreng, irisan tomat, irisan daun bawang dan daun seledri. Soto Betawi ini biasanya di hidangkan bersama nasi, sambal, acar, minyak samin, jeruk nipis dan emping.

Bagi anda yang tidak suka dengan jeroan, anda bisa memesan Soto Betawi daging sapi saja. Untuk menikmatinya tentunya bisa di sesuaikan dengan selera kita masing – masing namun tidak mengurangi cita rasa asli dari Soto Betawi tersebut ..

Dalam perkembangannya.

Cara Membuat Soto Betawi – Soto Betawi ini telah menjadi salah satu kuliner andalan masyarakat Betawi di ibukota Jakarta. Tidak hanya sebagai kuliner tradisional, Soto Betawi menjadi salah satu kuliner yang digemari dan banyak penjual yang menjajakan kuliner satu ini terutama di ibukota Jakarta.

Sejarah Soto Betawi.

Cara Membuat Soto Betawi – Seperti dilansir Wikipedia Istilah soto Betawi hadir dalam kuliner masakan Indonesia sekitar tahun 1977-1978, namun bukan bearti tidak ada soto sebelum tahun tersebut. Yang memopulerkan dan yang pertama memakai kata soto Betawi adalah penjual soto di THR Lokasari / Prinsen Park, tentunya dengan ciri khas cita rasa sendiri.

Banyak penjual soto pada masa tahun-tahun tersebut, biasanya menyebut dengan soto kaki Pak “X” atau sebutan lainnya. Istilah soto Betawi mulai menyebar menjadi istilah umum ketika penjual soto tersebut tutup sekitar tahun 1991.

Asal muasal Soto Betawi adalah menu makanan orang Tionghoa. Dulu, di daerah pecinan yakni di Glodok sekitarnya (wilayah Jakarta Kota) dan Taman Hiburan Rakyat Lokasari, Jakarta, banyak rumah makan menawarkan menu Soto Betawi.

Sampai sekarang di daerah Glodok dan di Taman Hiburan Rakyat Lokasari, Jakarta masih banyak rumah makan yang menyajikan menu Soto Betawi. Hanya saja, sekarang penyajiannya berbeda dengan awal keberadaan Soto Betawi. Dulu berisi daging babi, sekarang isinya daging sapi.

Semenjak warga asli Betawi banyak menjual menu Soto Betawi, maka daging babi diganti sapi. Dapat dimengerti karena warga asli Betawi ialah masyarakat Muslim yang perlu digarisbawahi bahwa haram hukumnya memakan daging babi. Semenjak itu pula Soto Betawi mulai berisi jeroan sapi, babat, lidah dan terpedo, yang tidak diingkari berkolesterol tinggi.

Sejarah mencatat, menelisik di Taman Hiburan Rakyat Lokasari, Jakarta, adalah sosok bernama Lie Boen Po yang mempopulerkan nama Soto Betawi. Kuah Soto Betawi aslinya memang santan yang rasanya sungguh gurih, berbeda dengan soto lain. Kuah pada soto ini dicampur dengan minyak sayur, dan kaldu daging sapi.

Isinya sendiri berupa irisan daging sapi, paru, dan jeroan yang sudah direbus, bersama lengkuas, sereh, daun salam, dan garam. Soto Betawi biasanya disajikan dengan emping melinjo sambal serta disiram air lemon, jeruk, supaya rasanya lebih segar.

Betawi ?

Cara Membuat Soto Betawi – Belum lengkap rasanya mengetahui sejarah soto betawi tanpa mengenal suku betawi. Dilansir Wikipedia Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta.

Sejumlah pihak berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari hasil perkawinan antar etnis dan bangsa pada masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia.

Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Tionghoa.

Namun menurut sebagian Peneliti yang sepaham dengan Lance Castles yang pernah meneliti tentang Penduduk Jakarta di mana Jurnal Penelitiannya diterbitkan tahun 1967 oleh Cornell University dikatakan bahwa secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia.

Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Makassar,dan Ambon, serta suku-suku pendatang, seperti Arab, India, Tionghoa, dan Eropa.

Pada penelitiannya Lance Castles menitik beratkan pada empat sketsa sejarah yaitu:
  1. Daghregister, yaitu catatan harian tahun 1673 yang dibuat Belanda yang berdiam di dalam kota benteng Batavia.
  2. Catatan Thomas Stanford Raffles dalam History of Java pada tahun 1815.
  3. Catatan penduduk pada Encyclopaedia van Nederlandsch Indie tahun 1893
  4. Sensus penduduk yang dibuat pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1930.

Di mana semua sketsa sejarahanya dimulai pada tahun 1673 (Pada Akhir Abad ke 17), sketsa inilah yang oleh sebagian ahli lainnya dirasakan kurang lengkap untuk menjelaskan asal mula Suku Betawi dikarenakan dalam Babad Tanah Jawa yang ada pada abad ke 15 (tahun 1400-an Masehi) sudah ditemukan kata “Negeri Betawi”. Suku Betawi secara geografis terletak di pulau Jawa, namun secara sosiokultural lebih dekat pada budaya Melayu Islam.

Soto Betawi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Cara Membuat Soto Betawi – Pada tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kuliner Gado-Gado dan Soto Betawi sebagai warisan budaya tak benda. Tentunya pilihan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat Soto Betawi (juga Gado-Gado) sudah demikian mengalayak serta  menglalang ke daerah lain. Di Surabaya, Jawa Timur, Bandung, Jawa Barat  dan Yogyakarta, banyak rumah makan yang menjajakan Soto Betawi. Termasuk di hotel berbintang di tiga kota itu.

Sekarang ini menu Soto Betawi pun begitu berinovasi dengan berbagai variasi penyajian. Sehingga ada yang menyebut Soto  Tangkar yang berkuah santan. Soto Betawi itu berisi jeroan, bahkan organ-organ lainnya seperti mata sapi, torpedo dan juga hati. Sedang kuahnya yang semula santan, tidak jarang diganti dengan susu.

Perjalanan sejarah Betawi tentu saja mempengaruhi budaya dan pola kehidupan masyarakat Betawi. Salah satunya terlihat  dari keragaman kuliner. Pengaruh tradisi Tiongkok tampak pada beberapa jenis makanan Betawi. Sertamerta dipengaruhi  budaya Arab dan setuhan budaya Eropa.

Soto Betawi memiliki kuah yang kental, penasaran mengapa? Karena ada tambahan susu di dalam soto tersebut. Ini adalah salah satu keahlian orang Betawi yang mampu menciptakan cita rasa yang lezat dengan mencampurkan susu dengan soto. Padahal selama ini susu jarang digunakan untuk sebuah masakan kecuali untuk kue. Hal ini menjadi alasan mengapa Anda harus mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Berikut resepnya, spesial untuk Anda!

Bahan-Bahan

Cara Membuat Soto Betawi siapkan bahan bahas sebagai berikut:

  • 500 gram daging sapi dan isi perut sapi (jeroan), dipotong dadu
  • 200 ml santan cair kental
  • 250 ml susu segar
  • Air secukupnya
  • 4 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 batang serai, dimemarkan
  • 2 cm jahe, dimemarkan
  • 1 sendok makan mentega
  • 2 lembar daun salam

Bumbu yang dihaluskan

  • 1 sendok makan lada (merica), disangrai
  • 1 sendok teh ketumbar, disangrai
  • ½ sendok teh jinten, disangrai
  • ½ biji pala, disangrai
  • 3 butir kemiri, disangrai
  • 5 siung bawang merah, disangrai
  • 4 siung bawang putih, disangrai
  • Garam secukupnya

Bahan pelengkap

  • Daun bawang, diiris halus
  • Bawang goreng
  • Emping goreng
  • Kentang, iris tipis-tipis lalu goreng
  • Tomat, iris kasar
  • Jeruk limau
  • Kecap manis
  • Acar mentimun

Cara Membuat Soto Betawi

  1. Ambil satu panci masak ukuran sedang besar dan beri air secukupnya (sampai semua bagian daging terendam) lalu masak sampai airnya mendidih.
  2. Masukkan daging sapi yang akan digunakan setelah airnya mendidih dan masak sampai 5-7 menit saja.
  3. Saat proses pemasakan diatas akan keluar busa dan kotoran, ambil dan buang. Ini untuk mengganti proses pencuciannya dan menjaga serat daging dan mencegah bakteri masuk ke daging saat proses pencucian.
  4. Angkat dan potong potong daging sapi yang sudah setengah matang diatas sesuai selera atau bentuk dadu.
  5. Buang air di pancinya lalu ganti dengan air baru kurang lebih sebanyak 1 liter dan rebus lagi dagingnya sampai hampir empuk lalu sisihkan.
  6. Haluskan berbagai macam bumbu soto betawi yang sudah disiapkan sebelumnya, seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, merica, jintan, merica, ketumbar, kencur dan jahe sampai halus. Sebaiknya dihaluskan dengan tangan atau diuleg supaya aromanya nanti keluar dan baunya lebih harum daripada diblender.
  7. Siapkan wajan dengan api sedang kecil dan beri minyak secukupnya (kurang lebih sebanyak 2 sendok makan).
  8. Masukkan bumbu resep soto yang sudah dihaluskan diatas ke dalam wajan dan aduk aduk tumis bumbu sampai matang. Biasanya tercium bau harum kahs tumisan lalu matikan.
  9. Masukkan bumbu halus soto yang sudah ditumis diatas ke dalam panci yang berisi potongan daging dan sekitar 0.6 liter air kaldu lalu aduk aduk sampai semua bumbu tercampur dengan kuah sotonya.
  10. Masukkan sisa bahannya, seperti batang serai yang sudah dimemarkan, daun jeruk, kapulaga, kayu manis, daun salam, garam beryodium, gula pasir, kaldu instan dan lengkuas yang sudah dimemarkan. Aduk aduk supaya semua bahan benar benar tercampur rata dan masak sampai daging sapinya benar benar empuk.
  11. Setelah daging sapinya empuk, masukkan susu cair rendah lemak atau santannya lalu aduk aduk kembali hingga mendidih.
  12. Jangan lupa cicipi dulu dan tambahkan garam dan gula kalau diperlukan. Masukkan daun seledri dan daun bawangnya lalu angkat.

Cara penyajian

Dalam mangkok saji isi kentang rebus iris, telur rebus iris, tomat iris berikan daging dan kuah soto taburi daun bawang, bawang merah goreng. Dan sajikan hangat dengan irisan jeruk nipis.

Cara membuat sambal

1 buah cabe merah besar, 10 buah cabe rawit,  1 sendok teh garam, 2 siung bawang putih dihaluskan, lalu tambahkan sedikit kuah soto dan diaduk rata.

Selesai sudah cara membuat soto betawi asli dengan susu atau santannya. Semoga dapat segera Anda praktikkan untuk memanjakan lidah orang rumah. Memang cukup ribet ya apabila dibandingkan dengan resep soto ayam atau resep masakan soto lainnya. Tetapi kerja keras diatas pasti terbayarkan kalau kita sudah mencicipi resep soto betawi yang sudah kita buat tersebut.

Apalagi kalau dinikmati saat cuaca lagi dingin atau saat kita kurang enak badan. Kandungan rempah dan kuah kentalnya dari resep masakan soto betawi ini bisa memberikan tenaga baru lho. Terlebih bila dinikmati bersama emping, irisan kentang, irisan tomat, kecap manis dan irisan jeruk nipis bersama sepiring nasi putih yang hangat. Untuk ide resep masakaan berkuah lainnya, silahkan mencoba Cara Membuat Coto Makassar dan Cara Membuat Kari Ayam.