(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

100% Sukses Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik Dengan Mudah, ini merupakan metode penanaman yang sudah tidak asing untuk kita dengar. Hidroponik adalah Metode penanaman yang memanfaatkan air sangat disarankan untuk para petani yang tinggal didaerah sulit air, berikut merupakan cara menanam daun bawang hidroponik.

Cara bertanam secara hidroponik banyak dilakukan untuk tumbuhan sayuran maupun untuk tumbuhan bunga dan lain lainnya, contoh cara menanam selada hidroponik dan seperti yang akan kita bahas cara menanam daun bawang hidroponik.

Berikut Beberapa Kelebihan Metode Bertanam Secara Hidroponik :

  • Laham menjadi lebih efisien
  • Praktis perawatannya
  • Bisa sekaligus dijadikan hiasan dalam pot
  • Dijadikan bisnis yang menguntungkan di wilayah perkotaan
  • Pengendalian hama dan penyakit tanaman yang lebih mudah

Bawang biasanya hanya ditanam untuk diambil umbinya, namun tak jarang bawang juga diambil daunnya. Buktinya adalah daun bawang yang banyak dijadikan penyedapan masakan bahkan untuk dimakan mentah mentah, kita bisa menjumpai banyak daun bawang dijual dipasar itu artinya daun bawnag memiliki nialai ekonomis yang cukup menggiurkan.

Maka dari itu apabila tertarik mencoba budidaya daun bawang, ini adalah pembahasannya yaitu cara menanam daun bawang hidroponik. Pada metode cara menanam daun bawang, maka tujuannya adalah untuk dijadikan sebagai tanaman hias dan bisa sekaligus dijadikan sebagi bisnis rumahan.

Cara menanam daun bawang hidroponik kini mulai banyak diterapkan karena tanaman ini digandrungi sebagai tanaman  penghias dan bisnis yang mudah. Maka dari itu, kali ini kami akan mengulaskan cara menanam metode hidroponik dengan mudah.

Pembuatan Media Hidroponik

media tanam daun bawang hidroponik

Daun bawang yang akan ditanam secara hidroponik, tentunya tidak menggunakan tanah. Sebagai gantinya bisa memilih beberapa media lain yang akan digunakan sebagai pengganti tanah bisa juga digunakan sekam, pasir, serbuk kayu, mineral, dan air.

Pada tanaman hias jenis daun bawang ini, yang sangat bagus adalah menggunakan metode hidroponik dengan media air, agar dapat memberikan sensasi warna yang menarik saat diletakkan dalam ruangan. Langkah pembutan tanaman hias menggunakan metode hidroponiknya adalah seagai berikut :

Bahan-bahan :

  • Gelas Kaca bening
  • Air jernih
  • Kerikil
  • Pasir

Cara Pembuatan :

  • Cuci hingga bersih pasir dan kerikil.
  • Isi gelas dengan 1/2 air.
  • Masukkan kerikil terlebih dahulu kemudian baru pasir hingga kurang lebih 1/8 gelas.
  • Diamkan hingga air kembali jernih. Lalu dapat dimasukkan batu yang akan menjernihkan airnya.

Sebenarnya sebagai wadahnya bisa juga memafaatkan bekas botol air mineral atau pipa. Namun dengan tujuan keindahan tanaman hias yang praktis ini, maka sebaiknya wadah dengan bahan kaca yang akan memberikan kilau cahaya ketika terkena sinar matahari. Agar bisa menampung lebih banyak bibit daun bawang, maka bisa juga memanfaatkan toples kaca.

Menyiapkan Bibit Daun Bawang

bibit daun bawang hidroponik

Untuk mendapatkan bibit daun bawang, tidak perlu mencarinya ditoko pertanian karena bisa dengan mudah mendapatkannya dipenjual sayur keliling atau dipasar. Biasanya daun bawang ini dijual dengan akarnya sehingga bisa sekaligus dimanfaatkan sebagai bibit tanaman bawang.

Pilih daun bawang yang akarnya terlihat masih utuh, lalu siram dengan air agar menjaga kesegarannya. Perlu diingat hanya daun bawang yang masih ada akarnya saja yang dapat dijadikan bibit unggulan, karena jelas memiliki kemungkinan lebih besar untuk lebih cepat tumbuh dari pada daun bawang yang tidak memiliki akar.

Daun bawang yang sudah dipilih lalu dipotong atasnya dan disamakan panjangnya kurang lebih 12cm. Bisa saja mengumpulkan daun menjadi satu agar diameternya seperti diameter gelas media tanam. Sementara itu bisa juga mengikat daun bawang menggunakan karet gelang terlebih dahulu baru nanti bisa dimasukkan kedalam gelas.

Memberi Nutrisi Dalam Media Air

Agar tanaman daun bawang tetap subur meski ditanam dalam air, tentu saja harus memberikan asupan nutrisi yang cukup didalam air tersebut agar bisa diserap bibit daun bawang. Kemudian untuk memberikan nutrisi dalam air, tentu kita harus memilih jenis pupuk yang tidak akan mengotori air.

Yang dapat pilih adalah pupuk organik cair yang banyak dijual ditoko pertanian, selain mudah larut pupuk cair tidak menyebabkan keruh. Selain itu dapat juga menggunakan perangsang pertumbuhan akar agar tanaman cepat berkembang setelah menggunakan metode hidroponik.

Langkah-langkah Pemberian Nutrisinya Ialah Sebagai Berikut :

  • Siapkan pupuk organik cair dan perangsang pertumbuhan akar.
  • Satu gelas media tanam diberi sekitar 1 cc perangsang pertumbuhan akar dan 2-5 cc pupuk cair organik.
  • Aduk secara perlahan hingga merata tanpa menimbulkan kekeruhan.

Kemudian sangat tidak dianjurkan menambahkan pupuk anorganik ataupun bahan kimia lain, agar tidak mempengaruhi rasa dan warna asli daun bawang tersebut. Lalu bibit daun bawang yang sudah siap, kemudian dipindahkan kedalam gelas kaca atau botol bekas.

Penanaman Bibit Daun Bawang

cara penanaman daun bawang hidroponik

Cara menanam daun bawang hidroponik tidaklah sulit. Setelah media tanamnya sudah siap, tinggallah memasukkan bibitnya kedalam gelas kaca yang sudah berisi bahan-bahan tersebut. Pastikan air tidak meluap dari gelas, dan bagian yang terendam air hanya bagian akar saja tidak melebihi bagian pangkal putihnya bibit daun bawang.

Setelah dimasukkan kewadahnya, kemudian gelas kaca tersebut dipindahkan ke tempat yang terkena cahaya matahari langsung, bisa diletakkan didaerah jendela atau area terbuka lainnya yang langsung terkena paparan sinar matahari.

Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan tetap menggunakan pupuk organik cair, Sampai kurang lebih 8 hari sekali, pemberian pupuk organik cair pun harus diulang agar menjaga nutrisi dalam media hidroponik ini.

Dan pupuk perangsang pertumbuhan akar hanya diulang sebulan sekali saja. Kadar pupuk organik cair yang diberikan, bisa ditambah sekitar satu takaran lagi setiap kelipatan dua minggu sekali dimana daun bawang telah terlihat tumbuh semakin lebat dan hijau.

Pemangkasan Daun

Daun bawang hidroponik ini ditanam secara indoor untuk tujuan hiasan dan adapun untuk dijual, maka pemangkasan daun bawang perlu untuk menjaga tampilan dan kebersihannya. Bagian yang dapat dipotong adalah bagian daun yang kering atau tidak merata yang kemudian bisa terlihat rata. Pemangkasan perataan bisa dilakukan kurang lebih 1-2 bulan sekali.

Menghindari  Hama dan Penyakit

hama daun bawang hidroponik

Salah satu keunggulan cara menanam daun bawang hidroponik adalah hampir kemungkinan untuk diserang hama penyakit tidak ada, karena penempatan media tanamnya terjaga didalam ruangan dan tidak terpengarruh secara langsung cuaca diluar ruangan. Hal ini akan mencegah serangan hama dan juga penyakit tumbuhan.

Namun apabila ditemukan gejala serangan jamur atau bakteri, maka bisa juga menggunakan bakterisida pada air atau bisa mengganti bibitnya dengan bibit yang baru dan memulainya lagi dari awal.

Setelah mengetahui beberapa cara menanam daun bawang hidroponik, kini saatnya untuk mengetahui tips sukses sedikit cara budidaya daun bawang hidroponik agar bisa melakukannya secara praktis dan tentunya tidak gagal.

Cara Sukses Budidaya Daun Bawang Hidroponik Dengan Praktis Sebagai Berikut :

  1. Gunakan media air tanpa kerikil.
  2. Gunakan pupuk organik cair yang berkualitas. Pupuk organik cair yang mahal juga belum tentu memiliki kandungan nutrisi yang baik dan seimbang.
  3. Teknik hidroponik juga bisa diterapkan untuk menanam tanaman dengan skala besar. Maka cara menanam dengan skala besar dapat menggunakan media kolam dan sterofoam yang bisa mengambang di air, lalu dibuat media seperti gelas dari paralon atau botol bekas.
  4. Jangan pernah menggunakan pupuk kimia, karena akan langsung terserap dan meninggalkan bahan kimia didalam daun bawang. Hal ini berdampak pada warna dan rasa dari daun bawang tersebut.

Selain mengetahui cara menanam daun bawang hidroponik, kalian juga bisa mengetahui cara membuat bawang hitam yang mudah.