(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Ekstrak Bawang Putih – Bawang putih dapat digunakan sebagai bumbu utama pada berbagai masakan karena aromanya yang khas. Aroma khas tersebut karena adanya zat aktif (Allicin) pada bawang putih.

Bawang putih yaitu nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi. Bawang putih tumbuh di Asia Tengah, dan sudah lama menjadi bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, serta bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa.

Zat Allicin bersifat volatil sehingga bila penanganannya salah maka dapat menyebabkan pembusukan/kerusakan. Untuk mengawetkan bawang putih yaitu dengan cara di keringkan.

Selain ampuh sebagai bumbu masak, bawang putih ternyata selain untuk bumbu masak juga ampuh untuk menangkal beberapa jenis penyakit. Sampai saat ini, bawang putih tetap eksis digunakan baik sebagai obat maupun tambahan makanan.

Ada satu cara lagi yang bisa digunakan untuk mengatasi kerusakan pada bawang putih segar. Yakni dengan membuatnya menjadi tepung bawang atau bawang putih bubuk.

Kasiat Ekstrak Bawang Putih

Beberapa Manfaat Mengkonsumsi Ekstrak Bawang Putih Secara Rutin

Dengan banyaknya kandungan gizi di dalamnya, menjadikan bawang putih memiliki banyak manfaat kesehatan. Beberapa manfaat bawang putih dapat dilihat dalam penjelasan berikut:

 

1. Menurunkan Resiko Kanker

Bawang putih memiliki sifat melawan kanker yang membantu sistem kekebalan tubuh kita. Bawang putih mentah kaya akan kandungan senyawa sulfur bioaktif yang bagus untuk tubuh.

Karena sulfur bioaktif berfungsi untuk memperbaiki atau membunuh sel-sel tubuh yang rusak, melindungi tubuh dari zat karsinogen, dan menghambat penyebaran sel yang menyebabkan kanker.

 

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Bahwa memakan bawang putih mentah mampu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

 

3. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Kandungan polisulfida pada bawang putih mentah sudah terbukti mampu mengendalikan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

Membantu membuka pembuluh darah supaya tidak mendapat tekanan yang terlalu besar. Jika makan bawang putih mentah selama minimal 2 bulan ternyata bisa menurunkan tekanan darah hingga 6 mmHg.

 

4. Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan zat didalam bawang putih dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung kita, bahwa bawang putih mentah bisa membantu mengurangi penumpukan plak pada arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memompa darah ke jantung.

 

5. Meredakan Flu dan Batuk

Didalam bawang putih mengandung allicin, vitamin C, B6, kalium, kalsium, selenium, magnesium, dan flavonoid yang besar.

Kandungan sulfur yang terkandung didalam bawang putih membuatnya memiliki bau yang dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, dan membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir.

 

6. Mengurangi Tingkat Gula Darah

Bawang putih dapat membantu meningkatkan insulin di dalam darah kita, sehingga dapat membantu penderita diabetes. Namun, tidak berarti kita berhenti melakukan pengobatan dari dokter. Tetap lakukan pengobatan dari dokter dan mencoba  menggunakan bawang putih sebagai pengobatan tambahan.

 

7. Meredakan Sakit Tenggorokan

Bawang putih yang dicincang halus adalah cara ideal untuk mengatasi gejala radang tenggorokan. Hal ini disebabkan karena senyawa yang terkandung di dalam bawang putih bersifat antibakteri sekaligus antivirus.

Tetapi tidak boleh merebusnya karena bawang putih yang dimasak dikhawatirkan akan kehilangan khasiatnya untuk menyembuhkan.

 

8. Memperbaiki Sistem Pencernaan

Menurut ahli gizi dari India yang bernama Dr. Simran Saini, mengkonsumsi bawang putih ternyata dapat menjaga pencernaan anda dan bebas dari masalah. Disarankan untuk memakan bawang putih secara mentah dengan cara menggigitnya terlebih dahulu guna mengeluarkan ekstraknya. Setelah itu, Anda harus menelan seluruhnya dengan bantuan air untuk mempermudah masuk kedalam perut.

 

Cara Membuat Bawang Putih Bubuk :

  1. Kupas bawang putih
  2. Lalu iris bawang putih setipis mungkin
  3. Panaskan oven dengan suhu sekitar 150 derajat
  4. Sambil menunggu oven panas, lalu bawang putih yang sudah di iris letakan ke atas loyang dan ratakan. Jangan sampai tertumpuk-tumpuk, bertujuan biar bawang putih cepat mengering
  5. Panggang bawang putih sekitar 4 -5 jam dan cermati, sehingga bawang putih kering sempurna. Cek bawang putih jangan ada yang gosong
  6. Jika sudah benar-benar kering keluarkan, walau belum sampai 4 jam
  7. Selanjutnya blender bawang putih yang sudah kering dan tidak gosong sampai halus
  8. Lalu saring bawang putih yang sudah di blender
  9. Jika masih ada yang belum halus, lalu di blender lagi sampai halus
  10. Selanjutnya simpan bubuk bawang putih kedalam botol kaca dan tutup rapat biar kedap udara. Dan siap untuk digunakan

 

Kandungan Dalam Ekstrak Bawang Putih

Kandungan Kimia Didalam Ekstrak Bawang Putih

Bawang putih itu mengandung sulfur, sulfur merupakan komponen penting yang terkandung dalam bawang putih. Adapun komponen sulfur berupa alliinallicinajoeneallylpropyl disulfide, dialil trisulfida, s-alilcysteinevinyldithiiness-alilmercaptocystein dan lain-lain.

Selain sulfur kandungan bawang putih lainnya adalah berupa enzim alliinase, peroksidase, myorosinase, asam amino berupa arginine; komponen lain seperti selenium, germanium, tellurium dan mineral lainnya.

 Allicin yang terkandung dalam bawang putih mampu menghambat pertumbuhan bakteri pada tubuh.Senyawa yang diduga berperan sebagai antibakteri adalah senyawa Thiosulfinates, misalnya adalah allicin.

Allicin akan terbentuk ketika alliin [(+)-(S)-alil-L-cysteine-sulfoxide] secara enzimatis diubah oleh enzim alliinase ketika bawang putih dicincang, dihancurkan, maupun dikunyah. Komponen sulfur alliin dengan enzim alliinase akan terbentuk dengan adanya air.

Senyawa ini tidak stabil dan mengalami reaksi dehidrasi karena disebabkan oleh pyridoxal phosphate dan bertransformasi menjadi allyl sulfenic acidpyruvic acid, dan amonia. Allyl sulfenic acid merupakan senyawa yang tidak stabil dan sangat cenderung pada suhu ruangan.

Dengan reaksi eliminasi air, maka dua molekul allyl sulfenic acid mengalami kondensasi secara spontan atau langsung menjadi allicin. Ekstrak bawang putih itu mengandung tanin, alkaloid, dan saponin, alkaloid umum terkandung pada berbagai bahan makanan.

Beberapa jenis tumbuhan yang mengandung lebih dari 50 macam alkaloid antara lain dari suku Liliaceae, bawang putih termasuk dalam suku Liliaceae yang kaya akan kandungan alkaloid didalamnya.

Demikianlah para pembaca setia. Bawang putih selain digunakan dalam hidangan ternyata juga banyak mengandung manfaat didalamnya. Apabila anda tidak ingin repot mengupas bawang, anda bisa menggunakan Mesin Pengupas Bawang.

Efek Samping Mengkonsumsi Bawang Putih

Pernahkah kamu berpikir bahwa bawang putih dapat menyebabkan efek samping yang serius? Mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak dapat memiliki efek samping pada tubuh yang bisa mengancam nyawa.

Seperti dilansir Boldsky, bawang putih merupakan bahan pokok yang digunakan di semua jenis masakan karena dapat meningkatkan rasa. Bawang putih pun tidak hanya digunakan dalam hal memasak, juga digunakan untuk pengobatan tradisional.

Bawang putih mengandung banyak mineral penting seperti kalsium, besi, yodium, belerang, dan sebagainya yang membantu mengurangi banyak penyaki di tubuh. Bawang putih bermanfaat bagi tubuh dalam banyak hal, termasuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol, melawan infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tapi, karena konsumsi bawang putih atau memakannya secara mentah, hal ini bisa mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Berikut ini beberapa efek samping bawang putih :

 

1. Sakit Hati

Mengkonsumsi bawang putih berlebihan bisa melukai hati, salah satu organ tubuh paling vital. Sebuah penelitian di India mencatat bawang putih dikonsumsi dalam jumlah banyak, hal itu dapat menyebabkan toksisitas hati karena bawang putih mengandung allicin, senyawa yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat melukai hati.

 

2. Diare

Diare bisa terjadi jika kamu mengkonsumsi bawang putih saat perut kosong. Itu karena bawang putih mengandung fruktans yang dapat menyebabkan kembung dan menyebabkan gas di perut. Jadi, jika kamu adalah orang yang menderita kembung, kurangi jumlah bawang putih dalam makanan mu.

 

3. Mual, Muntah, dan Mulas

Menurut NCI (National Cancer Institute), mengkonsumsi bawang putih segar atau minyak bawang putih saat perut kosong bisa menyebabkan mulas, mual, dan muntah. Sebuah laporan yang diterbitkan HMS (Harvard Medical School) menyatakan bawang putih memiliki senyawa tertentu yang dapat menyebabkan penyakit refluks gastroesophageal.

 

4. Masalah Lambung

Mengkonsumsi terlalu banyak bawang putih mentah dapat memiliki efek negatif pada kesehatan lambung karena bawang putih mengandung fruktans, hal ini dapat mengganggu saluran gastrointestinal (GI). Bawang putih bisa menyebabkan masalah pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Batasi asupan bawang putih dalam makanan maupun dalam diet.

 

5. Pendarahan

Kamu sebaiknya tidak mengkonsumsi bawang putih bersama dengan obat pengencer darah, seperti yang dinyatakan University of Maryland Medical Center. Itu karena bawang putih bisa meningkatkan resiko pendarahan. Selain itu, setelah operasi, seseorang sebaiknya tidak mengkonsumsi bawang putih selama 2 minggu karena dapat mengganggu tekanan darah.

 

6. Menyebabkan Pusing

Bawang putih telah menunjukkan tanda pusing pada beberapa orang yang mengkonsumsinya. Para ahli menyarankan bahwa ini bisa jadi karena makan bawang putih mentah berlebihan yang bisa menurunkan tekanan darah atau hipotensi. Pada gejala umum hipotensi adalah pusing sehingga orang yang menderita tekanan darah rendah harus mengingat hal ini.

 

7. Ruam

Mengkonsumsi bawang putih mentah yang berlebihan bisa menyebabkan iritasi kulit, ruam tangan, eksim, dan lainnya. Hal ini bawang putih mengandung enzim yang disebut alliin lyase yang menyebabkan iritasi pada kulit. Reaksi alergi ringan juga bisa terjadi jika kamu memiliki terlalu banyak bawang putih. Jadi, makanlah bawang putih dalam jumlah terbatas.

 

8. Sakit Kepala

Jika bawang putih mentah dimakan terlalu banyak, bisa memicu sakit kepala migrain. Bawang putih mungkin merangsang saraf trigeminal untuk melepaskan molekul pensinyalan neuron yang disebut neuropeptida lalu mengalir ke selaput yang menutupi otak, yang menyebabkan sakit kepala migrain.

 

9. Pengaruhi Mata

Mengkonsumsi bawang putih yang berlebihan dapat menyebabkan hyphema, suatu kondisi yang menyebabkan pendarahan di dalam ruang mata. Ruang mata yaitu ruang antara kornea dan iris. Kondisi ini bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau buta.

 

10. Buruk Bagi Wanita Hamil

Bawang putih yang dikonsumsi dalam jumlah banyak juga bisa mempengaruhi kehamilan karena akan meningkatkan efek pengeringan darah yang bisa mengancam nyawa ibu dan si bayi. Ibu hamil dan ibu menyusui harus menghindari bawang putih selama periode ini karena dapat menyebabkan persalinan.

Demikianlah para pembaca setia. Bawang putih selain digunakan dalam hidangan ternyata juga banyak mengandung manfaat didalamnya. Apabila kamu tidak ingin repot mengupas bawang, kamu bisa menggunakan Mesin Pengupas Bawang.

Baca juga artikel lainnya : Resep Bawang Goreng Pedas Spesial