(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Ini Dia! Resep Sambal Bawang Putih

Ini DIa! Resep Sambal Bawang PutihBawang putih (Allium sativum bahasa Inggris: garlic) adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Bawang putih dapat tumbuh di banyak tempat, terutama tumbuh di Asia Tengah, dan sudah lama menjadi bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, serta bumbu umum di Asia, Afrika, Eropa. Dikenal di dalam catatan Mesir Kuno, digunakan baik sebagai campuran masakan maupun pengobatan. Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.

resep sambal bawang putih

Proses Pemudidayaan Tanaman Bawang Putih

Untuk membudidayakan tanaman bawang putih, sebenarnya tidak begitu sulit. Tahapan-tahapan yang harus diperhatikan diantaranya adalah:

  • Persiapan Lahan,
  • Penanaman,
  • Pemupukan,
  • Pemulsaan,
  • Pengairan,
  • Pemeliharaan,
  • Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan,
  • serta Penanganan pada masa Panen dan Pasca Panen.

Berikut penjelasan cara menanam bawang putih yang benar lebih lengkapnya:

1. Persiapan lahan

Tanah yang disukai tanaman bawang putih adalah tipe tanah bertekstur lempung berpasir dan struktur tanah gembur dengan pH 5,5-7. Di atas tanah seperti inilah tanaman bawang putih dibudidayakan dengan terlebih dahulu melakukan pembukaan lahan. Caranya dengan membersihkan sisa-sisa tanaman yang ada di dalam atau di atas permukaan tanah lewat pembajakan sedalam 20-30 cm.

Pembajakan dilakukan dengan intensitas sebanyak 2-3 kali dalam satu minggu. Selanjutnya dibuat bedengan selebar 60-150 cm dan tinggi 20-50 cm. Sedang untuk panjang bedengan disesuaikan dengan luasnya lahan. Tidak lupa dibuatkan parit di antara bedengan untuk irigasi dengan lebar 30-40 cm. Kedalaman parit itu sendiri tergantung dari keadaan musim. Pada musim hujan misalnya, harus dibuatkan parit yang lebih dalam.

2. Penanaman

Dalam proses penanaman, umbi bibit yang digunakan harus memiliki ukuran yang seragam. Umbi tersebut ditanam dengan kedalaman 2-3 cm. Untuk jarak tanam dapat disesuaikan dengan ukuran siung yang digunakan, misalnya jika bobot siung lebih berat dari 1,5 gram maka jarak tanamnya 20 cm X 20 cm, atau bila bobot siung lebih ringan dari 1,5 gram, maka jarak tanamnya 15 cm x 15 cm atau 15 cm x 10 cm. Untuk kebutuhan bibit, di setiap satu hektar lahan dibutuhkan sekitar 1.600 kg jika berat siung bibit 3 gram, tapi jika berat siung bibit 1 gram maka dibutuhkan 670 kg.

3. Pemupukan

Pupuk yang digunakan untuk budidaya tanaman bawang putih terdiri atas pupuk organik dan pupuk non-organik. Untuk pupuk organik berupa pupuk kandang ayam dengan dosis 10-20 ton/ha atau pupuk kandang kambing dengan dosis 30 ton/ha. Sementara dosis untuk pupuk non-organik, per hektarnya adalah 200 kg N, 180 kg P2O5, 60 kg K2O dan 142 kg S. Pupuk nitrogen digunakan 3 kali selama pertumbuhan, yaitu pada saat tanam, saat pembentukan tunas dan saat pembentukan umbi.

Untuk pupuk fosfor dan kalium diberikan bersamaan dengan pupuk kandang pada waktu tanam. Untuk meningkatkan kualitas dan hasil umbi, dapat diberikan pupuk kimia cair (unsur mikro), seperti Sitozim dengan konsentrasi 0,25% yang disemprotkan pada daun, Massmikro dengan konsentrasi 200 ppm, dan Hipron sebanyak 2 kali dengan konsentrasi 2 ml/l.

4. Pengairan

Untuk mengairi tanaman bawang putih dapat dilakukan dengan cara menggenangi parit di antara bedengan. Frekuensinya tergantung dari umur tanaman. Untuk awal pertumbuhan misalnya, pemberian air dilakukan 2-3 hari sekali, sedang pada masa pembentukan tunas sampai pembentukan umbi pengairan dilakukan 7-15 hari sekali., Pengairan baru dihentikan pada saat pembentukan umbi maksimal atau 10 hari menjelang panen.

5. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman bawang putih dilakukan dengan menyiangi gulma serta perbaikan bedengan dengan selang waktu 20-30 hari. Frekuensi penyiangan gulma tersebut dapat ditambah jika laju pertumbuhan gulma cukup pesat. Ketika tanaman bawang putih masuk fase generatif, penyiangan tidak lagi dilakukan karena dapat mengganggu proses pembentukan dan pembesaran umbi.

Manfaat Bawang Putih

Bawang putih merupakan bumbu yang digunakan hampir di setiap makanan dan masakan Indonesia. Sebelum dipakai sebagai bumbu, bawang putih dihancurkan dengan ditekan dengan sisi pisau (dikeprek) sebelum iris halus dan ditumis di penggorengan dengan sedikit minyak goreng. Bawang putih bisa juga dihaluskan dengan berbagai jenis bahan bumbu yang lain.

Dan juga bawang putih dapat digunakan sebagai obat penyakit kutil, caranya : keprek bawang putih ( jangan sampai halus ) lalu tempelkan pada kutil dan ikat yang kuat dengan kain atau plester tunggu sampai 30 menit, maka kulit akan panas dan kutil akan menghitam.Besoknya anda terbebas dari kutil.

Selain itu bawang putih juga bisa digunakan sebagai anti biotik alami yang bisa menurunkan suhu tubuh ketika anda terkena demam, caranya penggunaannya: Ambil beberapa siung bawang putih lalu haluskan. Setelah itu siapkan kain (digunakan untuk mengkompres) lalu letakan bawang putih yang sudah di haluskan tadi ke kain yang sudah di basahi air dan di peras hingga kain hanya menjadi lembab. Lalu letakan kain di kepala. Tunggu beberapa jam, biasanya demam akan segera turun dan tubuh segera membaik.

Selain yang telah disebutkan diatas, ternyata bawang putih masih mempunyai manfaat yang sangat banyak. Antara lain:

Mencegah penyakit jantung

Kabar baik datang dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition. Dalam penelitian tersebut, diungkapkan bahwa bawang putih mentah bisa membantu mengurangi penumpukan plak pada arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memompa darah ke jantung.

Makan bawang putih mentah secara rutin juga manjur untuk mencegah pembentukan dan penumpukan plak pada arteri koroner. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi Anda yang memiliki berbagai jenis gangguan pada jantung dan sistem metabolisme.

Menurunkan kadar kolesterol

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Postgraduate Medicine, mengonsumsi setidaknya 10 gram bawang putih mentah setiap hari selama dua bulan berhasil membantu menurunkan kadar kolesterol yang cukup banyak.

Penelitian lain yang dilakukan oleh para pakar di Rafsanjan University of Medical Sciences juga menguak bahwa makan bawang putih mentah mampu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, peserta penelitian yang diterbitkan dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences ini diminta untuk mengonsumsi 10 gram bawang putih mentah selama 42 hari.

Menurunkan risiko kanker

Bawang putih mentah kaya akan kandungan senyawa sulfur bioaktif. Menurut National Cancer Institute di Amerika Serikat, senyawa tersebut bisa mencegah pembentukan sel kanker dalam tubuh. Ini karena sulfur bioaktif berfungsi untuk memperbaiki atau membunuh sel tubuh yang rusak, melindungi tubuh dari zat karsinogen, dan menghambat penyebaran sel yang tidak sehat.

Berbagai penelitian ilmiah di seluruh dunia telah membuktikan khasiat makan bawang putih mentah untuk membunuh atau mengurangi berbagai jenis sel kanker seperti kanker payudara, kanker pankreas, dan kanker paru.

Mencegah tekanan darah tinggi

Kandungan polisulfida pada bawang putih mentah terbukti mampu mengendalikan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Menurut sebuah jurnal ilmiah Maturitas, polisulfida akan membantu melegakan dan membuka pembuluh darah supaya tidak mendapat tekanan yang terlalu besar. Tak heran jika makan bawang putih mentah selama tiga bulan ternyata bisa menurunkan tekanan darah hingga 10 mmHg.

Meredakan infeksi, radang, dan pilek

Berbagi penyakit yang cukup umum ternyata bisa diredakan dengan bantuan bawang putih mentah yang kaya akan allicin. Senyawa aktif allicin yang terdapat pada bawang putih memiliki fungsi antivirus, antimikroba, dan antijamur yang ampuh membunuh berbagai organisme yang bisa menyebabkan penyakit.

Bahan-bahan dalam Resep Sambal Bawang Putih

 

  • 23 buah cabe rawit merah
  • 5 buah bawang putih
  • Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
  • Minyak panas secukupnya

Langkah-langkah Resep Sambal Bawang Putih

  1. Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah panasakan terlebih dahulu minyak goreng , tumis cabai , bawang putih terlebih dahulu sampai mengeluarkan bau wangi dan matang .
  2. Namun jika anda ingin membuat sambal bawang dengan bawang yang mentah anda tidak perlu menggoreng bahan-bahan tersebut , anda cukup mencucinya saja hingga bersih .
  3. Setelah itu haluskan semua bahan-bahan sambalnya didalam cobek , haluskan semua bahan sampai rata dan minyak yang ada dalam cabai keluar .
  4. Selesai , sambal bawang buatan anda sudah siap dihidangkan .

Menggunakan bahan-bahan yang sangat sederhana namun menghasilkan sambal yang enak , lezat dan sangat nikmat untuk dicocolkan kesetiap makanan yang akan anda nikmati . sajikan dengan makanan vaforit keluarga yang dapat dikreasikan dengan lalaban seperti kol , mentimun , daun kemangi dan lain sebagainya . silahkan mencoba dan berkreasi sendiri dengan Resep Membuat Sambal Bawang Puith Yang Enak dan Spesial ini dirumah . semoga bermanfaat..